{"id":1151,"date":"2025-08-08T13:04:27","date_gmt":"2025-08-08T06:04:27","guid":{"rendered":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/?p=1151"},"modified":"2025-08-08T13:08:34","modified_gmt":"2025-08-08T06:08:34","slug":"khutbah-jumat-ustadz-dr-h-ruslan-fariad-kerapuhan-mental-generasi-muda-bisa-diatasi-dengan-keseimbangan-dunia-akhirat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/?p=1151","title":{"rendered":"Khutbah Jumat | Ustadz Dr. H. Ruslan Fariad | Kerapuhan Mental Generasi Muda Bisa Diatasi dengan Keseimbangan Dunia-Akhirat"},"content":{"rendered":"<p>[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; admin_label=&#8221;section&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_row admin_label=&#8221;row&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; background_size=&#8221;initial&#8221; background_position=&#8221;top_left&#8221; background_repeat=&#8221;repeat&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; custom_padding=&#8221;|||&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; custom_padding__hover=&#8221;|||&#8221;][et_pb_text admin_label=&#8221;Text&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; background_size=&#8221;initial&#8221; background_position=&#8221;top_left&#8221; background_repeat=&#8221;repeat&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;]<strong>Yogyakarta<\/strong> \u2013 Kerapuhan mental dan kecemasan berlebihan di kalangan generasi muda menjadi sorotan utama dalam khutbah Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. di Masjid Walidah Dahlan Universitas \u2018Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (8\/8\/2025) bertepatan dengan 14 Safar 1447 H.<\/p>\n<p>Dalam khutbahnya, Ustadz Ruslan menyoroti fenomena meningkatnya tekanan psikis di tengah masyarakat modern yang bergerak serba cepat dan penuh tuntutan. Ia menyampaikan bahwa banyak orang, khususnya anak muda, terjebak dalam lingkaran kecemasan yang tak jarang berujung pada stres bahkan tindakan-tindakan fatal.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Kita hidup di zaman yang membuat manusia mudah rapuh secara jiwa dan mental. Banyak yang cemas karena pekerjaan, pendidikan anak, bahkan hidup itu sendiri terasa seperti perlombaan tanpa garis akhir,&#8221; ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ia mengutip sebuah data bahwa 64% penderita gangguan mental ringan hingga berat berada pada rentang usia 18\u201327 tahun\u2014usia produktif yang seharusnya digunakan untuk berkarya dan membangun masa depan.<\/p>\n<p>Kunci Sehat Mental: Keseimbangan Dunia-Akhirat<\/p>\n<p>Menurut Ustadz Ruslan, akar dari krisis mental tersebut adalah ketidakseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Ia menyampaikan pesan dari seorang psikolog muslim bahwa kesehatan mental sejati hanya bisa dicapai ketika seseorang menempatkan dunia dan akhirat pada porsi yang tepat.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Dunia ini ladang amal. Kalau kita hanya fokus pada dunia, maka setiap kegagalan terasa seperti akhir dari segalanya. Padahal ada Allah yang lebih besar dari masalah kita,&#8221; tegasnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Khutbah tersebut juga disertai dengan kutipan Al-Qur\u2019an dari Surah Thaha ayat 124\u2013126 yang menjelaskan bahwa orang yang berpaling dari peringatan Allah akan mengalami hidup yang sempit, bahkan di akhirat akan dibangkitkan dalam keadaan buta.<\/p>\n<blockquote><p>\u00a0&#8220;\u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0639\u0652\u0631\u064e\u0636\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0630\u0650\u0643\u0652\u0631\u0650\u064a \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f \u0645\u064e\u0639\u0650\u064a\u0634\u064e\u0629\u064b \u0636\u064e\u0646\u0643\u064b\u0627&#8230;&#8221; (QS Thaha: 124)<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini, menurut Ustadz Ruslan, menggambarkan kegelisahan dan kehampaan batin sebagai konsekuensi dari menjauhnya manusia dari nilai-nilai Ilahi.<\/p>\n<p>Solusi: Kembali kepada Allah<\/p>\n<p>Sebagai penutup, Ustadz Ruslan mengajak jamaah untuk kembali kepada Allah SWT, memperkuat ibadah dan menjadikan Al-Qur\u2019an sebagai pedoman hidup.<\/p>\n<blockquote><p>\u00a0&#8220;Mari jadikan shalat sebagai tempat mengadu dan dzikir sebagai pelipur lara. Hanya dengan mengingat Allah hati kita bisa benar-benar tenteram,&#8221; ucapnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ia juga menekankan bahwa setiap aktivitas duniawi bisa menjadi ibadah jika diniatkan dengan benar dan dijalankan sesuai tuntunan agama.<\/p>\n<p>Khutbah yang sarat makna ini diharapkan mampu menjadi perenungan dan motivasi spiritual bagi para jamaah, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak menyikapi tekanan hidup serta senantiasa menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat.[\/et_pb_text][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bsi-scaled.png&#8221; _builder_version=&#8221;4.27.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; title_text=&#8221;Bsi&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta \u2013 Kerapuhan mental dan kecemasan berlebihan di kalangan generasi muda menjadi sorotan utama dalam khutbah Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. di Masjid Walidah Dahlan Universitas \u2018Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (8\/8\/2025) bertepatan dengan 14 Safar 1447 H. Dalam khutbahnya, Ustadz Ruslan menyoroti fenomena meningkatnya tekanan psikis di tengah masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1152,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"<strong>Yogyakarta<\/strong> \u2013 Kerapuhan mental dan kecemasan berlebihan di kalangan generasi muda menjadi sorotan utama dalam khutbah Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. di Masjid Walidah Dahlan Universitas \u2018Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (8\/8\/2025) bertepatan dengan 14 Safar 1447 H.\r\n\r\nDalam khutbahnya, Ustadz Ruslan menyoroti fenomena meningkatnya tekanan psikis di tengah masyarakat modern yang bergerak serba cepat dan penuh tuntutan. Ia menyampaikan bahwa banyak orang, khususnya anak muda, terjebak dalam lingkaran kecemasan yang tak jarang berujung pada stres bahkan tindakan-tindakan fatal.\r\n<blockquote>\"Kita hidup di zaman yang membuat manusia mudah rapuh secara jiwa dan mental. Banyak yang cemas karena pekerjaan, pendidikan anak, bahkan hidup itu sendiri terasa seperti perlombaan tanpa garis akhir,\" ujarnya.<\/blockquote>\r\nIa mengutip sebuah data bahwa 64% penderita gangguan mental ringan hingga berat berada pada rentang usia 18\u201327 tahun\u2014usia produktif yang seharusnya digunakan untuk berkarya dan membangun masa depan.\r\n\r\nKunci Sehat Mental: Keseimbangan Dunia-Akhirat\r\n\r\nMenurut Ustadz Ruslan, akar dari krisis mental tersebut adalah ketidakseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Ia menyampaikan pesan dari seorang psikolog muslim bahwa kesehatan mental sejati hanya bisa dicapai ketika seseorang menempatkan dunia dan akhirat pada porsi yang tepat.\r\n<blockquote>\"Dunia ini ladang amal. Kalau kita hanya fokus pada dunia, maka setiap kegagalan terasa seperti akhir dari segalanya. Padahal ada Allah yang lebih besar dari masalah kita,\" tegasnya.<\/blockquote>\r\nKhutbah tersebut juga disertai dengan kutipan Al-Qur\u2019an dari Surah Thaha ayat 124\u2013126 yang menjelaskan bahwa orang yang berpaling dari peringatan Allah akan mengalami hidup yang sempit, bahkan di akhirat akan dibangkitkan dalam keadaan buta.\r\n<blockquote>\u00a0\"\u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0639\u0652\u0631\u064e\u0636\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0630\u0650\u0643\u0652\u0631\u0650\u064a \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f \u0645\u064e\u0639\u0650\u064a\u0634\u064e\u0629\u064b \u0636\u064e\u0646\u0643\u064b\u0627...\" (QS Thaha: 124)<\/blockquote>\r\nAyat ini, menurut Ustadz Ruslan, menggambarkan kegelisahan dan kehampaan batin sebagai konsekuensi dari menjauhnya manusia dari nilai-nilai Ilahi.\r\n\r\nSolusi: Kembali kepada Allah\r\n\r\nSebagai penutup, Ustadz Ruslan mengajak jamaah untuk kembali kepada Allah SWT, memperkuat ibadah dan menjadikan Al-Qur\u2019an sebagai pedoman hidup.\r\n<blockquote>\u00a0\"Mari jadikan shalat sebagai tempat mengadu dan dzikir sebagai pelipur lara. Hanya dengan mengingat Allah hati kita bisa benar-benar tenteram,\" ucapnya.<\/blockquote>\r\nIa juga menekankan bahwa setiap aktivitas duniawi bisa menjadi ibadah jika diniatkan dengan benar dan dijalankan sesuai tuntunan agama.\r\n\r\nKhutbah yang sarat makna ini diharapkan mampu menjadi perenungan dan motivasi spiritual bagi para jamaah, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak menyikapi tekanan hidup serta senantiasa menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat.","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"hashtags":[],"class_list":["post-1151","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-khutbah-jumat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1151"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1155,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1151\/revisions\/1155"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1151"},{"taxonomy":"hashtags","embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fhashtags&post=1151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}