{"id":1289,"date":"2025-10-17T12:32:20","date_gmt":"2025-10-17T05:32:20","guid":{"rendered":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/?p=1289"},"modified":"2025-10-17T12:35:55","modified_gmt":"2025-10-17T05:35:55","slug":"khutbah-jumat-menebar-kebaikan-menuai-surga-jalan-hidup-muslim-produktif-ustadz-prof-dr-ir-sukamta-s-t-m-t-ipu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/?p=1289","title":{"rendered":"Khutbah Jumat : Menebar Kebaikan, Menuai Surga : Jalan Hidup Muslim Produktif || Ustadz Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPU"},"content":{"rendered":"<p>[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; admin_label=&#8221;section&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_row admin_label=&#8221;row&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; background_size=&#8221;initial&#8221; background_position=&#8221;top_left&#8221; background_repeat=&#8221;repeat&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; custom_padding=&#8221;|||&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; custom_padding__hover=&#8221;|||&#8221;][et_pb_text admin_label=&#8221;Text&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; background_size=&#8221;initial&#8221; background_position=&#8221;top_left&#8221; background_repeat=&#8221;repeat&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; custom_padding=&#8221;||10px|||&#8221;]<\/p>\n<p data-start=\"131\" data-end=\"519\"><span data-start=\"134\" data-end=\"166\">Y<\/span><em data-start=\"134\" data-end=\"166\">ogyakarta, Jumat (17\/10\/2025)<\/em> \u2014 Suasana khidmat menyelimuti Masjid Walidah Dahlan Universitas \u2018Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta pada pelaksanaan <em data-start=\"277\" data-end=\"292\">Khutbah Jumat<\/em> tanggal 25 Rabiul Akhir 1447 H. Kali ini, yang bertindak sebagai khatib adalah <strong data-start=\"372\" data-end=\"421\">Ustadz Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPU<\/strong>, dengan tema penuh inspirasi: <em data-start=\"452\" data-end=\"517\">\u201cMenebar Kebaikan, Menuai Surga: Jalan Hidup Muslim Produktif.\u201d<\/em><\/p>\n<p data-start=\"521\" data-end=\"851\">Dalam khutbahnya, Prof. Sukamta menyampaikan pesan mendalam tentang makna hidup yang bernilai dan penuh manfaat. \u201cHidup ini hanyalah sementara, seperti seorang musafir yang berhenti untuk minum,\u201d ujarnya sambil mengutip <strong data-start=\"741\" data-end=\"766\">Surah Al-Hajj ayat 47<\/strong>, menegaskan bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan menuju kehidupan abadi.<\/p>\n<p data-start=\"853\" data-end=\"1134\">Beliau kemudian membacakan <strong data-start=\"880\" data-end=\"906\">Surah Al-Kahf ayat 107<\/strong> yang menegaskan bahwa <em data-start=\"929\" data-end=\"966\">kebaikan adalah tiket menuju surga.<\/em> \u201cIman itu ibarat akar, ilmu adalah batang, dan buahnya adalah kebaikan,\u201d tutur Prof. Sukamta. \u201cHidup yang bernilai adalah hidup yang menebar kebaikan kepada sesama.\u201d<\/p>\n<h3 data-start=\"1136\" data-end=\"1183\"><strong data-start=\"1140\" data-end=\"1183\">Menjadi Muslim Produktif dan Bermanfaat<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1184\" data-end=\"1501\">Lebih lanjut, Prof. Sukamta mengingatkan pentingnya menjadi <em data-start=\"1244\" data-end=\"1262\">muslim produktif<\/em> \u2014 yakni seseorang yang tidak hanya sibuk, tetapi menjadikan kesibukannya sebagai bentuk ibadah dan kontribusi nyata. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, <em data-start=\"1414\" data-end=\"1499\">\u201cManusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.\u201d<\/em><\/p>\n<p data-start=\"1503\" data-end=\"1804\">\u201cMuslim produktif bukan yang banyak mengeluh, tapi yang sibuk memperbaiki,\u201d tegasnya. \u201cDalam konteks kampus, mahasiswa yang membantu temannya belajar, dosen yang mengajar dengan sepenuh hati, dan karyawan yang bekerja dengan niat ibadah \u2014 semua itu adalah bentuk produktivitas yang bernilai ibadah.\u201d<\/p>\n<p data-start=\"2733\" data-end=\"2996\">\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Jumat-83-scaled.jpg&#8221; _builder_version=&#8221;4.27.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; title_text=&#8221;Jumat 83&#8243; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.27.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<\/p>\n<h3 data-start=\"1806\" data-end=\"1851\"><strong data-start=\"1810\" data-end=\"1851\">Kampus Produktif, Kampus Penuh Rahmat<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1852\" data-end=\"2165\">Prof. Sukamta juga menyinggung pentingnya kolaborasi dalam lingkungan akademik. \u201cKampus yang produktif adalah kampus yang hidup dengan semangat kolaborasi \u2014 antara dosen, mahasiswa, dan karyawan. Jika kebaikan menyebar di setiap lini, maka rahmat Allah akan turun untuk kampus tersebut,\u201d ujarnya penuh semangat.<\/p>\n<p data-start=\"2167\" data-end=\"2389\">Beliau menegaskan, produktivitas sejati bukan sekadar kesibukan tanpa arah, melainkan kesibukan yang bermakna dan berorientasi pada kemaslahatan. \u201cBukan sekadar bertahan hidup, tapi hidup untuk menebar manfaat,\u201d ucapnya.<\/p>\n<h3 data-start=\"2391\" data-end=\"2431\"><strong data-start=\"2395\" data-end=\"2431\">Penutup: Berlomba dalam Kebaikan<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2432\" data-end=\"2731\">Menutup khutbahnya, Prof. Sukamta mengajak jamaah untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan. \u201cGunakan semangat dan waktu kita untuk beramal saleh. Hidup terbaik bukan yang paling panjang, tapi yang paling bermanfaat bagi orang lain,\u201d pesannya yang disambut dengan penuh perhatian oleh para jamaah.<\/p>\n<p data-start=\"2733\" data-end=\"2996\">Dengan pesan yang menggugah itu, khutbah Jumat kali ini meninggalkan kesan mendalam. Jamaah diajak untuk merenungkan kembali arti hidup yang produktif dan bernilai \u2014 hidup yang tidak hanya mengejar dunia, tetapi juga menanam kebaikan sebagai bekal menuju surga.<\/p>\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bsi-scaled.png&#8221; _builder_version=&#8221;4.27.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; title_text=&#8221;Bsi&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta, Jumat (17\/10\/2025) \u2014 Suasana khidmat menyelimuti Masjid Walidah Dahlan Universitas \u2018Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta pada pelaksanaan Khutbah Jumat tanggal 25 Rabiul Akhir 1447 H. Kali ini, yang bertindak sebagai khatib adalah Ustadz Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPU, dengan tema penuh inspirasi: \u201cMenebar Kebaikan, Menuai Surga: Jalan Hidup Muslim Produktif.\u201d Dalam khutbahnya, Prof. Sukamta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1290,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"<p data-start=\"131\" data-end=\"519\"><span data-start=\"134\" data-end=\"166\">Y<\/span><em data-start=\"134\" data-end=\"166\">ogyakarta, Jumat (17\/10\/2025)<\/em> \u2014 Suasana khidmat menyelimuti Masjid Walidah Dahlan Universitas \u2018Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta pada pelaksanaan <em data-start=\"277\" data-end=\"292\">Khutbah Jumat<\/em> tanggal 25 Rabiul Akhir 1447 H. Kali ini, yang bertindak sebagai khatib adalah <strong data-start=\"372\" data-end=\"421\">Ustadz Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPU<\/strong>, dengan tema penuh inspirasi: <em data-start=\"452\" data-end=\"517\">\u201cMenebar Kebaikan, Menuai Surga: Jalan Hidup Muslim Produktif.\u201d<\/em><\/p>\r\n<p data-start=\"521\" data-end=\"851\">Dalam khutbahnya, Prof. Sukamta menyampaikan pesan mendalam tentang makna hidup yang bernilai dan penuh manfaat. \u201cHidup ini hanyalah sementara, seperti seorang musafir yang berhenti untuk minum,\u201d ujarnya sambil mengutip <strong data-start=\"741\" data-end=\"766\">Surah Al-Hajj ayat 47<\/strong>, menegaskan bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan menuju kehidupan abadi.<\/p>\r\n<p data-start=\"853\" data-end=\"1134\">Beliau kemudian membacakan <strong data-start=\"880\" data-end=\"906\">Surah Al-Kahf ayat 107<\/strong> yang menegaskan bahwa <em data-start=\"929\" data-end=\"966\">kebaikan adalah tiket menuju surga.<\/em> \u201cIman itu ibarat akar, ilmu adalah batang, dan buahnya adalah kebaikan,\u201d tutur Prof. Sukamta. \u201cHidup yang bernilai adalah hidup yang menebar kebaikan kepada sesama.\u201d<\/p>\r\n\r\n<h3 data-start=\"1136\" data-end=\"1183\"><strong data-start=\"1140\" data-end=\"1183\">Menjadi Muslim Produktif dan Bermanfaat<\/strong><\/h3>\r\n<p data-start=\"1184\" data-end=\"1501\">Lebih lanjut, Prof. Sukamta mengingatkan pentingnya menjadi <em data-start=\"1244\" data-end=\"1262\">muslim produktif<\/em> \u2014 yakni seseorang yang tidak hanya sibuk, tetapi menjadikan kesibukannya sebagai bentuk ibadah dan kontribusi nyata. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, <em data-start=\"1414\" data-end=\"1499\">\u201cManusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.\u201d<\/em><\/p>\r\n<p data-start=\"1503\" data-end=\"1804\">\u201cMuslim produktif bukan yang banyak mengeluh, tapi yang sibuk memperbaiki,\u201d tegasnya. \u201cDalam konteks kampus, mahasiswa yang membantu temannya belajar, dosen yang mengajar dengan sepenuh hati, dan karyawan yang bekerja dengan niat ibadah \u2014 semua itu adalah bentuk produktivitas yang bernilai ibadah.\u201d<\/p>\r\n\r\n<h3 data-start=\"1806\" data-end=\"1851\"><strong data-start=\"1810\" data-end=\"1851\">Kampus Produktif, Kampus Penuh Rahmat<\/strong><\/h3>\r\n<p data-start=\"1852\" data-end=\"2165\">Prof. Sukamta juga menyinggung pentingnya kolaborasi dalam lingkungan akademik. \u201cKampus yang produktif adalah kampus yang hidup dengan semangat kolaborasi \u2014 antara dosen, mahasiswa, dan karyawan. Jika kebaikan menyebar di setiap lini, maka rahmat Allah akan turun untuk kampus tersebut,\u201d ujarnya penuh semangat.<\/p>\r\n<p data-start=\"2167\" data-end=\"2389\">Beliau menegaskan, produktivitas sejati bukan sekadar kesibukan tanpa arah, melainkan kesibukan yang bermakna dan berorientasi pada kemaslahatan. \u201cBukan sekadar bertahan hidup, tapi hidup untuk menebar manfaat,\u201d ucapnya.<\/p>\r\n\r\n<h3 data-start=\"2391\" data-end=\"2431\"><strong data-start=\"2395\" data-end=\"2431\">Penutup: Berlomba dalam Kebaikan<\/strong><\/h3>\r\n<p data-start=\"2432\" data-end=\"2731\">Menutup khutbahnya, Prof. Sukamta mengajak jamaah untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan. \u201cGunakan semangat dan waktu kita untuk beramal saleh. Hidup terbaik bukan yang paling panjang, tapi yang paling bermanfaat bagi orang lain,\u201d pesannya yang disambut dengan penuh perhatian oleh para jamaah.<\/p>\r\n<p data-start=\"2733\" data-end=\"2996\">Dengan pesan yang menggugah itu, khutbah Jumat kali ini meninggalkan kesan mendalam. Jamaah diajak untuk merenungkan kembali arti hidup yang produktif dan bernilai \u2014 hidup yang tidak hanya mengejar dunia, tetapi juga menanam kebaikan sebagai bekal menuju surga.<\/p>","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"hashtags":[],"class_list":["post-1289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-khutbah-jumat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1289"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1289\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1295,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1289\/revisions\/1295"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1290"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1289"},{"taxonomy":"hashtags","embeddable":true,"href":"https:\/\/walidahdahlan.unisayogya.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fhashtags&post=1289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}