Masjid Kampus Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan Khutbah Jumat pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan menghadirkan Ustadz M. Zaid Adnan, S.Ag., M.Ag. sebagai khatib. Khutbah ini mengangkat tema “Citra Publik vs Sifat Asli”, yang mengajak jamaah untuk merefleksikan makna keikhlasan dan akhlak sejati dalam kehidupan.
Dalam khutbahnya, khatib menekankan bahwa penilaian manusia sering kali bertumpu pada tampilan luar dan citra publik, sementara Allah SWT menilai hamba-Nya dari hati dan akhlaknya. Disampaikan kisah seorang sahabat yang oleh Rasulullah SAW disebut sebagai ahli surga, meskipun secara lahiriah ia tampak biasa dan tidak dikenal dengan amalan ibadah yang menonjol.
Melalui kisah tersebut dijelaskan bahwa keutamaan sahabat tersebut terletak pada kebersihan hatinya, yakni tidak menyimpan kedengkian, tidak berbuat curang kepada siapa pun, serta selalu memaafkan orang yang berbuat zalim kepadanya, bahkan sebelum diminta maaf. Akhlak inilah yang mengangkat derajatnya di sisi Allah SWT.
Sebaliknya, khatib juga mengisahkan seorang yang memiliki citra publik sebagai pejuang yang gagah dan berani di medan perang, namun karena cacat akhlak dan ketidakikhlasan, ia justru mendapatkan akhir yang buruk. Kisah ini menjadi pengingat bahwa amal besar tanpa akhlak yang lurus tidak menjamin kemuliaan di sisi Allah.
Khutbah ditutup dengan ajakan kepada seluruh jamaah untuk senantiasa memperbaiki akhlak dan membersihkan hati, tidak hanya mengejar pengakuan manusia, tetapi lebih mengutamakan penilaian Allah SWT. Sebab, kemuliaan sejati bukan terletak pada citra publik, melainkan pada sifat asli dan keikhlasan hati dalam menjalani kehidupan.