Yogyakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan talk show bertajuk Ramadhan Menyenangkan dengan tema “Like, Share, Cancel: Refleksi Gen Z di Era Digital” di Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta, pada Sabtu (22/2/2026) menjelang azan Magrib. Talk show ini diikuti oleh mahasiswa yang hadir untuk menyimak dan merefleksikan peran generasi muda dalam menghadapi dinamika era digital.
Kegiatan ini menghadirkan Mukmin, seorang komika, sebagai narasumber. Salah satu panitia kegiatan menyampaikan bahwa narasumber dipilih karena dinilai mampu memberikan perspektif segar dan dekat dengan realitas mahasiswa, khususnya generasi Z, dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital. Kehadiran narasumber diharapkan mampu membantu mahasiswa lebih cermat dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh tren yang berkembang.
Panitia juga menjelaskan bahwa talk show ini diselenggarakan sebagai ruang refleksi bagi mahasiswa terhadap berbagai isu digital yang berkembang saat ini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh tren tanpa memahami konteks secara utuh.
Dalam pemaparannya, narasumber mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi yang semakin cepat. Ia menekankan bahwa kemudahan akses informasi harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, agar tidak mudah terbawa arus opini maupun tren yang belum tentu memiliki dasar yang kuat.
Ia juga menyoroti fenomena cancel culture yang marak terjadi di media sosial, di mana seseorang dapat dengan mudah dihakimi oleh publik tanpa pemahaman yang utuh. Melalui refleksi tersebut, mahasiswa diajak untuk menumbuhkan sikap bijaksana, tidak reaktif, serta mampu melihat suatu persoalan secara lebih utuh dan berimbang.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah untuk menghidupkan masjid sebagai ruang refleksi dan pembinaan mahasiswa. Selain itu, diharapkan Masjid Walidah Dahlan dapat terus dipenuhi oleh mahasiswa sebagai tempat diskusi, penguatan nilai, dan pengembangan kesadaran intelektual maupun spiritual.
Melalui kegiatan ini, BEM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berupaya menghadirkan masjid sebagai ruang yang tidak hanya menguatkan spiritualitas, tetapi juga membangun kesadaran intelektual mahasiswa. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga matang secara pemikiran, bijak dalam bersikap, serta bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.
