YOGYAKARTA, Masjid Walidah Dahlan UNISA
– Masjid Walidah Dahlan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar kegiatan Senja Berkisah pada Sabtu, 7 Maret 2026 (18 Ramadhan 1447 H) di Masjid Walidah Dahlan UNISA lantai 2. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut diikuti oleh ratusan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dari berbagai wilayah di Kapanewon Gamping.
Kegiatan yang mengangkat tema “Abu Bakar Ash-Shiddiq R.A. dalam Menjaga Lisan” ini diselenggarakan oleh TPA Masjid Walidah Dahlan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para santri melalui kisah-kisah inspiratif tokoh Islam.
Pada kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Pakde Bob sebagai pencerita yang membawakan kisah keteladanan sahabat Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq R.A., dalam menjaga lisan sebagai teladan bagi para santri.
Menurut Ustadz Dzakir, selaku pembina TPA Masjid Walidah Dahlan, kegiatan Senja Berkisah bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman kepada santri dengan membangun imajinasi keislaman melalui kisah-kisah inspiratif para sahabat Nabi.
“Melalui kisah-kisah inspiratif tersebut, kami berharap para santri dapat mengenal lebih dekat tokoh-tokoh Islam dan meneladani akhlak mereka dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Dzakir.
Dzakir menyampaiakan tema menjaga lisan dipilih dengan mempertimbangkan kondisi yang terjadi saat ini, di mana banyak anak-anak terpengaruh penggunaan bahasa yang kurang baik akibat tontonan, pergaulan, maupun lingkungan sosial di sekitarnya. Melalui kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq, para santri diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga ucapan dan membiasakan berkata baik.
Kegiatan Senja Berkisah ini dihadiri oleh 336 santri dengan 60 pendamping dari berbagai TPA di wilayah Kapanewon Gamping. kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua BADKO TPA Rayon Gamping, Sargino, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan santri.
Selama kegiatan berlangsung, para santri mengikuti acara dengan antusias. Selain mendengarkan kisah inspiratif, panitia juga menyediakan doorprize serta makanan berbuka puasa bersama bagi para peserta yang hadir.
Melalui kegiatan Senja Berkisah ini panitia berharap para santri semakin mengenal dan meneladani kisah-kisah inspiratif para tokoh Islam sehingga nilai-nilai akhlak yang baik dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga ucapan dan perilaku. (Badrun)

