Yogyakarta – Masjid Walidah Dahlan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, kembali menggelar Kuliah Zuhur dengan pembahasan yang mengaitkan nilai keislaman dengan praktik profesional di bidang kesehatan.
Dalam penyampaiannya, Ike Ade Nur Liscyaningsih, S.Tr.Rad., M.Tr.ID., menegaskan bahwa kemajuan teknologi kesehatan seperti radiasi memberikan manfaat besar dalam diagnosis dan pengobatan, namun juga menyimpan risiko yang tidak kecil jika tidak dikelola dengan baik. Hal ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam setiap tindakan yang dilakukan.
Pemateri yang merupakan Ketua Program Studi D3 Radiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tersebut juga menyampaikan bahwa manusia sebagai khalifah memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehidupan, sehingga segala bentuk tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain harus dihindari. Prinsip dalam dunia radiologi seperti menekan paparan risiko serendah mungkin pun sejalan dengan ajaran Islam yang mengutamakan pencegahan sebelum terjadinya bahaya.
Lebih lanjut, dalam Kuliah Zuhur yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, disampaikan bahwa kehati-hatian dalam bekerja tidak hanya didasarkan pada ilmu, tetapi juga kesadaran bahwa setiap perbuatan diawasi oleh Allah, sehingga konsep ihsan dan itqan menjadi landasan dalam bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.
Menjaga keselamatan, menghindari risiko, serta menjalankan amanah dengan baik bukan hanya tuntutan pekerjaan, tetapi juga bagian dari ibadah, sebagaimana ditekankan dalam Kuliah Zuhur yang berlangsung di Masjid Walidah Dahlan Lt. 2 UNISA Yogyakarta.(Badrun)

Saksikan video lengkap melalui tautan berikut: