Yogyakarta – Masjid Walidah Dahlan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengangkat pembahasan reflektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di era digital melalui kajian SANGAJI (Sabtu Mengaji dan Berbagi) dengan tema “SALAM (Selamatkan Hati dari Luka Dunia Maya)”.
Kajian tersebut menghadirkan Ratna Yunita Setiyani Subardjo, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, yang menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial memiliki pengaruh terhadap kondisi psikologis individu, serta menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga mencakup kondisi jiwa dan perasaan yang perlu dijaga secara seimbang.
Dosen Program Studi Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tersebut menjelaskan bahwa berbagai aktivitas di dunia maya berpotensi memicu luka batin tanpa disadari, seperti kebiasaan membandingkan diri, munculnya komentar negatif, rasa takut tertinggal tren (FOMO), serta penggunaan media sosial secara berlebihan yang dapat memengaruhi kesehatan mental.
Dalam kajian SANGAJI yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, disampaikan bahwa kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran diri serta pengendalian dalam penggunaan teknologi. Penerapan mindfulness, seperti berdzikir dengan penuh penghayatan, serta pengelolaan penggunaan gawai secara bijak menjadi salah satu upaya dalam menjaga ketenangan batin.
Menjaga kesehatan mental serta membangun sikap bijak dalam bermedia sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan di era digital, sebagaimana ditekankan dalam kajian yang berlangsung di Masjid Walidah Dahlan Lt. 2 UNISA Yogyakarta.(Badrun)

Saksikan video lengkap melalui tautan berikut: