Yogyakarta – Khutbah Jumat di Masjid Walidah Dahlan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Mengangkat pesan reflektif tentang pentingnya meneguhkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbahnya, Muhammad Fajrus Shodiq, S.IP., M.KP., mengingatkan pentingnya rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah, mulai dari kesehatan, rezeki, hingga kesempatan untuk terus beribadah. Hal ini menjadi dasar dalam menjaga kualitas keimanan sebagai seorang hamba.

Khotib yang merupakan dosen Administrasi Publik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tersebut menyampaikan bahwa manusia memiliki amanah sebagai khalifah di bumi yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Amanah tersebut diwujudkan melalui sikap ketangguhan dan keadilan dalam kehidupan beragama.

Shodiq menjelaskan konsep ketangguhan melalui empat nilai utama, yaitu iman, imun, aman, dan amin. Iman menjadi dasar dalam memperkuat hubungan spiritual dengan Allah yang harus terus dipupuk. Imun berkaitan dengan menjaga kekuatan jasmani dan mental. Aman berarti menjaga diri dari perilaku tercela serta membangun hubungan baik antar sesama. Sementara itu, amin mencerminkan sikap tawakal setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Khotib juga menekankan pentingnya keadilan dengan menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat serta bersikap adil dalam setiap aspek kehidupan. Nilai ini membutuhkan komitmen, integritas, dan konsistensi dalam menjaganya, yang disampaikan dalam khutbah di Masjid Walidah Dahlan Lt. 2 UNISA Yogyakarta.

Khutbah pada Jumat, 24 April 2026 M ini mengingatkan bahwa ketangguhan dan keadilan tidak cukup dipahami sebagai konsep, tetapi harus benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk tanggung jawab seorang hamba sekaligus khalifah di bumi.(Badrun)

 

Saksikan video lengkap melalui tautan berikut: