YOGYAKARTA – Masjid Walidah Dahlan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban dalam rangka Iduladha 1447 H. Tahun ini, kegiatan mengusung tema Green Qurban sebagai wujud komitmen menghadirkan pelaksanaan qurban yang halal, higienis, cepat, serta ramah lingkungan.
Sebanyak 13 ekor sapi dan 15 ekor kambing disembelih pada kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB tersebut. Hewan qurban berasal dari para shohibul qurban serta mitra UNISA Yogyakarta yang mempercayakan pelaksanaan ibadah qurbannya melalui Masjid Walidah Dahlan.
Dari 13 ekor sapi yang disembelih, panitia berhasil mengolah dan mendistribusikan lebih dari 2.000 paket daging qurban. Paket-paket tersebut disalurkan kepada sivitas akademika UNISA Yogyakarta, mahasiswa, pedagang di sekitar kampus, masyarakat sekitar, driver ojek online, hingga warga di berbagai padukuhan sekitar kampus. Sementara itu, dari total 15 ekor kambing yang dihimpun, 11 ekor disalurkan kepada berbagai amal usaha Muhammadiyah, masjid, dan komunitas, yakni Klinik Aisyiyah Moyudan, Klinik Aisyiyah Sewu Galur, Klinik Aisyiyah Panjatan, SMA Muhammadiyah 6 Yogyakarta, SMA Muhammadiyah 1 Sleman, SMA Muhammadiyah Kasihan, Masjid Al Istiqomah Badran, Ikatan Mahasiswa Tarjih Muhammadiyah Putri (PUTM PPM), serta Masjid Serangan yang menerima dua ekor kambing. Sementara itu, dua ekor kambing disembelih di Masjid Walidah Dahlan karena baru diserahkan pada hari pelaksanaan kurban. Adapun dua ekor kambing lainnya dikonversi menjadi bantuan tunai yang disalurkan kepada SD Muhammadiyah Wonodoyo, komunitas Mualaf Lereng Merbabu binaan PPA Majelis Tabligh dan Ketarjihan, serta MPM PPM Kelompok Difabel Muhammadiyah guna menyesuaikan kebutuhan penerima manfaat.

Pelaksanaan qurban tahun ini melibatkan sekitar 120 mahasiswa relawan yang turut membantu berbagai proses, mulai dari persiapan, penyembelihan, pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian daging qurban. Kehadiran para relawan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tepat waktu.
Komitmen menghadirkan qurban yang halal juga diwujudkan melalui keterlibatan Tim Juru Sembelih Halal (Juleha) Prambanan yang berjumlah 45 orang. Kehadiran para juru sembelih halal tersebut memastikan proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi prinsip kesejahteraan hewan dan standar kehalalan yang baik. Selain menekankan aspek kehalalan, panitia juga mengedepankan prinsip kebersihan dan kepedulian lingkungan melalui konsep Green Qurban. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengurangi penggunaan plastik kresek dengan menggantinya menggunakan telo bag (kresek dari singkong) serta besek bambu sebagai wadah distribusi daging qurban. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar mengurangi sampah plastik yang umumnya meningkat saat pelaksanaan qurban. Pengelolaan limbah juga menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini. Berbeda dengan praktik yang masih banyak ditemui di sejumlah tempat, darah dan limbah organik hasil penyembelihan tidak dialirkan ke sungai. Seluruh limbah tersebut dikelola melalui sumur resapan yang telah disiapkan sehingga lebih aman bagi lingkungan sekitar.
Ketua Panitia Qurban 1447 H Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta, Dr. M. Nurdin Zuhdi, S.Th.I., M.S.I., menyampaikan bahwa semangat utama yang diusung dalam pelaksanaan qurban tahun ini adalah menghadirkan tata kelola qurban yang profesional, modern, dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan standar kehalalan, kebersihan, efisiensi proses kerja, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Green Qurban.
“Cepat, higienis, dan ramah lingkungan menjadi tagline qurban kita,” ungkapnya di sela kegiatan.
Ketua Panitia Qurban 1447 tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan qurban tahun ini, baik para shohibul qurban, mitra UNISA Yogyakarta, relawan mahasiswa, maupun seluruh panitia yang terlibat sejak tahap persiapan hingga distribusi.
“Diucapkan terima kasih kepada seluruh shohibul qurban dan mitra UNISA yang telah berkontribusi dalam Green Qurban 1447 H,” ujarnya.
Berkat sinergi berbagai pihak tersebut, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penyembelihan, pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian daging qurban dapat diselesaikan dalam satu hari. Sebanyak 2.000 paket daging qurban berhasil didistribusikan secara merata kepada para penerima manfaat, sementara kambing qurban disalurkan kepada sejumlah sekolah, komunitas, dan kampung yang telah ditetapkan sebagai penerima.
Melalui kegiatan ini, Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta berharap nilai-nilai kepedulian sosial, kebermanfaatan, dan semangat berbagi yang menjadi ruh ibadah qurban dapat terus tumbuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang lebih luas.
“Mudah-mudahan Allah menerima seluruh amal ibadah kita, termasuk qurban kita,” pungkasnya.