Prof. Wantonoro, M.Kep., Ns., Sp.Kep.M.B., Ph.D., Wakil Dekan Fikes III Unisa
YOGYAKARTA, Masjid Walidah Dahlan Unisa – Menjadi tua adalah kepastian yang tidak dapat dihindari, tetapi menjadi lansia yang bahagia adalah pilihan sekaligus perjuangan spiritual. Dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh makna, Ramadhan bukan sekadar bulan puasa yang hanya menahan lapar dan nafsu, tetapi sebagai momentum untuk merefleksikan perjalanan hidup manusia. Pesan kuat inilah yang dipaparkan oleh Prof. Wantonoro, M.Kep., Ns., Sp.Kep.M.B., Ph.D., yang merupakan Wakil Dekan Fikes III Unisa dalam agenda Kuliah Ramadhan yang berlangsung khidmat pada 28 Februari 2026. Ia seorang akademisi yang membedah persoalan usia senja dan kesehatan fungsional, menyampaikan materi dengan tema “Menjadi Lansia Bahagia di Rumah: Kesehatan Fisik, Mental, dan Spiritual.”
Sebagai pakar senior di bidang Keperawatan Medikal Bedah dengan gelar doktoral yang mendalami seluk-beluk fungsi tubuh manusia, Prof. Wantonoro mengawali tausiyahnya dengan mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat kesempatan beribadah di bulan suci Ramadhan. Wakil Dekan Fikes III Unisa mengaitkan hakikat penciptaan manusia dalam QS. Az-Zariyat: 56, yakni “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku,” dengan fase kehidupan tersebut, pasti berujung pada titik khusnul khatimah.
Menavigasi Perubahan Fisiologis
Dalam paparannya, akademisi yang akrab dengan riset kesehatan fungsional ini menegaskan bahwa kehidupan dunia selalu dengan hukum berpasangan: ada hidup-mati, kanan-kiri, hingga surga-neraka. Di antara dinamika tersebut, terdapat proses pra-fisiologis yang mutlak dialami manusia, mulai dari buaian bayi hingga usia lanjut.
“Berdasarkan data statistik, Indonesia mengalami lonjakan proporsi penduduk usia produktif yang kelak akan memasuki fase lansia. Ini adalah proses fisiologis yang tidak dapat dihindari,” ujar pakar akedimisi bidang keperawatan Medikal pada 28 Februari 2026.
Prof. Wantoro dalam kuliah Ramadhan ke-11 mengingatkan bahwa seiring bertambahnya usia, kapasitas fungsional fisik dan kognitif atau daya pikir secara alami akan mengalami penurunan fungsi.
Menyikapi Penurunan Fungsi Dengan Iman
Secara demografis, Indonesia tengah menuju struktur penduduk tua (ageing population). Bertambahnya usia secara alami akan dibarengi dengan penurunan kapasitas fungsional fisik dan kognitif. Namun, Prof. Wantonoro menekankan bahwa penurunan kapasitas fisik bukan halangan untuk meraih kebahagiaan. Berdasarkan berbagai riset yang pakar akademisi dalami, faktor spiritual memegang peranan kunci. Sebagai seorang muslim, kebahagiaan lansia di rumah dapat dicapai melalui dua langkah nyata:
- Penerimaan Diri (Sabar): Menerima kondisi fisik yang tidak lagi sekuat dulu sebagai ketetapan Allah. Ini adalah bentuk kesabaran aktif. Ikhlas terhadap perubahan kondisi tubuh yang tidak lagi bugar sebagai ketetapan Allah.
- Adaptasi (Syukur): Melakukan ikhtiar terbaik untuk menyesuaikan diri dengan kondisi fisik maupun patologis (penyakit) yang ada.
“Menerima apa yang telah dialami adalah wujud dari sabar, kemudian melakukan adaptasi adalah bentuk dari rasa syukur. Kunci kebahagiaan adalah menerima kondisi kita saat ini sebagai bentuk ikhtiar yang diselimuti dengan rasa syukur,” tegas akademisi yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan kronis ini.
Kepekaan Sosial sebagai Buah Bahagia
Dalam penutupan rangkaian kuliah Ramadhan, Prof. Wantonoro menekankan bahwa lansia yang bahagia secara internal akan memancarkan energi positif ke lingkungan luar. Niat yang baik dan penerimaan diri yang tulus akan berimplikasi pada munculnya empati, peduli sosial, dan kepekaan sosial.
Dengan mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat, usia senja tidak lagi dipandang sebagai fase kesunyian, melainkan masa di mana kebahagiaan kolektif tumbuh melalui kearifan dan keteladanan para lansia. Dengan hati yang ikhlas, masa tua bukan lagi menjadi sebuah beban, melainkan jalan ibadah menuju husnul khatimah yang penuh kemuliaan. (puji)

Saksikan video lengkap melalui tautan berikut: